Dinamika Perkembangan Industri Tenun H. Ridwan By di Nagari Kubang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota (1961-2019)
PDF

Keywords

H. Ridwan By
Tenun Kubang
weaving production
Lima Puluh Kota
historical research
Nagari Kubang

How to Cite

Fitriani, D., Midawati, M., & Rahmi, Y. (2024). Dinamika Perkembangan Industri Tenun H. Ridwan By di Nagari Kubang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota (1961-2019). Analisis Sejarah: Mencari Jalan Sejarah, 14(1), 10–22. https://doi.org/10.25077/jas.v14i1.119

Abstract

This article examines the development of the H. Ridwan By weaving industry in Nagari Kubang from 1961 to 2019, spanning three leadership periods: Ridwan, Risna, and Yulia Rahmi. Employing a historical research method, involving heuristic data collection (archival documents, interviews), source criticism, interpretation, and historiography, the study reveals the evolution of the industry from its inception as a family-owned business in 1961. The research highlights significant advancements across leadership transitions, encompassing new motifs, product diversification, workforce expansion, and marketing strategies. These developments have positively impacted the sustainability of the H. Ridwan By weaving enterprise, ensuring its continued existence until 2019.
https://doi.org/10.25077/jas.v14i1.119
PDF

References

Alam, S. (1984). Tenun Tradisional Sumatera Barat. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Andri Yanti. (2023, September 15). Wawancara dengan Andri Yanti di Nagari Kubang [Komunikasi pribadi].

Asmi, Y., & Hardi, E. (2021). Tenun H. Ridwan BY di Jorong Koto Baru Kubang Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Kronologi, 3(4), 400–417. https://doi.org/10.24036/jk.v3i4.308

Devi, S. (2015). Sejarah dan Nilai Songket Pandai Sikek. Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, 4(1), 17–28. https://doi.org/10.22202/mamangan.v4i1.1189

Elita, N., Darnetti, D., & Harmailis, H. (2019). Peningkatan Usaha Melalui Diversifikasi Produk Kerajinan Tenun Kubang Kabupaten Lima Puluh Kota. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 155–160. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v2i2.1685

Gandhiadi, G. K., Dharmawan, K., & Kencana, I. P. E. N. (2018). Peran Pemerintah, Modal Sosial, dan Kinerja Usaha Terhadap Kesejahteraan Subjektif Pelaku Industri Tenun di Kabupaten Jembrana, Bali. Jurnal Matematika, 8(1), 26. https://doi.org/10.24843/JMAT.2018.v08.i01.p95

Haque-Fawzi, M. G., Iskandar, A. S., Erlangga, H., & Sunarsi, D. (2022). Strategi Pemasaran: Konsep, Teori dan Implementasi. Pascal Books.

Herlina, N. (2020). Metode Sejarah. Satya Historika.

Hukmawathan. (t.t.). Tenun Kubang. Warisan Budaya Takbenda. Diambil 10 Juni 2024, dari https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailTetap=2688

Isnawati. (2023, September 15). Wawancara dengan Isnawati di Nagari Kubang [Komunikasi pribadi].

Izzati, F., & Dahlia, P. (2021). Kain Tenun Songket dan Fungsi Budayanya bagi Masyarakat di Nagari Pandai Sikek. Artchive: Indonesia Journal of Visual Art and Design, 1(1). https://doi.org/10.53666/artchive.v1i1.1557

Kuntowijoyo. (2018). Pengantar Ilmu Sejarah. Tiara Wacana.

Lita, R. P., Meuthia, M., Alfian, H., & Dewi, D. S. (2021). Perceived Packaging, Perceived Value, Perceived Quality dan Purchase Intention pada Tenun Kubang di Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis, 12(1), 46–61. https://doi.org/10.33059/jseb.v12i1.2418

Lita, R. P., Meuthia, M., & Surya, S. (2020). Pengembangan Motif Berbasis Digital pada Usaha Tenun Kubang H. Ridwan By di Kabupaten Lima Puluh Kota. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 2(1), 126–131. https://doi.org/10.37385/ceej.v2i1.154

Meuthia, M., Lita, R. P., Faisal, R. F., Rahmi, D. Y., & Gusmai, M. (2019). Model Keterkaitan Inovasi Produk, Citra Merek, Persepsi Nilai dan Intensi Pembelian Produk Kerajinan Tenun Kubang di Sumatera Barat. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 7(2), 100–111. https://doi.org/10.26905/jmdk.v7i2.3290

Muklis. (2023, September 15). Wawancara dengan Muklis di Nagari Kubang [Komunikasi pribadi].

Prabowo, P. A. (2017). Peranan Struktur Modal terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Tekstil yang Terdaftar di BEI. Jurnal Penelitian Teori & Terapan Akuntansi (PETA), 1(1), 20–39. https://doi.org/10.51289/peta.v1i1.211

Purnama, P. A. (2016). Tafsir Kain Tenun Songket Bukittinggi, Sumatera Barat sebagai Artefak Tradisi Indonesia. Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain, 13(1), 53–62. https://doi.org/10.25105/dim.v13i1.1778

Rani Hanifah. (2023, September 15). Wawancara dengan Rani Hanifah di Nagari Kubang [Komunikasi pribadi].

Risna. (2023, Maret 12). Wawancara dengan Risna di Nagari Kubang [Komunikasi pribadi].

Rosmawati. (2023, September 15). Wawancara dengan Rosmawati di Nagari Kubang [Komunikasi pribadi].

Wahyudi. (1998). Seputar Krisis Moneter. Agrimedia, 4(2).

Yanuarmi, D., & Widdiyanti, W. (2016). Tenun Kubang: Semangat Mempertahankan Seni Tradisi dari Pengaruh Modernitas. CORAK, 5(1). https://doi.org/10.24821/corak.v5i1.2374

Yulia Rahmi. (2022, November 19). Wawancara dengan Yulia Rahmi di Nagari Kubang [Komunikasi pribadi].

Zulzilawati. (2023, September 15). Wawancara dengan Zulzilawati di Nagari Kubang [Komunikasi pribadi].

Jurnal ini memegang prinsip akses terbuka atas seluruh artikel yang dimuatnya tanpa meminta izin pada penerbit atau penulisnya sesuai dengan prinsip Budapest Open Access Initiative. Namun penulis dapat melakukan hal-hal di bawah ini.

  1. Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
  2. Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
  3. Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan